smktujuhbelastmg@gmail.com
(0293) 491687
SMK 17 Temanggung Gelar Sinkronisasi Kurikulum TJKT Tahun Ajaran 2025/2026
Untuk memastikan kesiapan lulusan menghadapi tantangan dunia industri yang semakin dinamis, SMK 17 Temanggung menggelar kegiatan Sinkronisasi Kurikulum Tahun Ajaran 2025/2026 Teknik Komputer Jaringan dan Telekomunikasi (TJKT). Kegiatan ini berlangsung di aula sekolah dan melibatkan berbagai pihak penting, termasuk narasumber dari dunia industri, akademisi, serta para pendidik internal sekolah.
Acara yang digelar pada Rabu (15/5) ini dihadiri oleh Budi Hartanto, pakar teknologi informasi dari Tiga Serangkai University, yang turut memberikan masukan berbasis pengalaman langsung dari dunia industri. Selain itu, hadir pula Kepala SMK 17 Temanggung, Tri Susanto; Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Sri Wahyuni ;Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Agustina Kusumawati; Ketua Kompetensi Keahlian TJKT, Achmad Fahrurohim; serta guru produktif TJKT, Achmad Giyanto.
Kepala SMK 17 Temanggung, Tri Susanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk penyelarasan visi antara dunia pendidikan dan industri. “Kami ingin memastikan kurikulum yang digunakan benar-benar relevan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan industri saat ini dan masa depan,” ujarnya.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menyelaraskan kurikulum Teknik Komputer Jaringan dan Telekomunikasi yang telah digunakan sejak tahun 2022 agar lebih sinkron dengan kebutuhan dunia industri di tahun 2025. Hal ini dilakukan sebagai respons terhadap perkembangan teknologi seperti Internet of Things (IoT), deep learning, dan manajemen jaringan yang makin dibutuhkan di berbagai sektor.
Budi Hartanto dari Tiga Serangkai University menyoroti pentingnya keterampilan praktis yang harus dikuasai siswa SMK, agar mereka tidak hanya memahami teori tetapi juga siap terjun ke lapangan. “Industri sekarang tidak lagi hanya menuntut kemampuan teknis dasar. Penguasaan teknologi seperti IoT dan sistem jaringan berbasis cloud sudah menjadi kebutuhan pokok,” jelasnya saat sesi diskusi.
Ketua Kompetensi Keahlian TJKT, Achmad Fahrurohim, menegaskan bahwa hasil dari kegiatan ini menunjukkan kurikulum TJKT di SMK 17 Temanggung sudah berada pada jalur yang tepat. “Kurikulum yang kita terapkan sudah sangat baik, namun ada beberapa penambahan penting yang perlu segera diintegrasikan. Di antaranya adalah pembelajaran deep learning, manajemen bandwidth jaringan, serta pembelajaran berbasis IoT,” terang Fahrurohim.
Senada dengan itu, Sri Wahyuni selaku Waka Kurikulum menambahkan bahwa pembaruan kurikulum bukan hanya rutinitas administratif, melainkan bentuk komitmen sekolah untuk menciptakan lulusan yang kompeten dan mampu bersaing di dunia kerja. “Kami akan menindaklanjuti hasil sinkronisasi ini dengan revisi silabus serta peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan teknis lanjutan,” ujarnya.
Kegiatan sinkronisasi kurikulum ini menjadi langkah strategis SMK 17 Temanggung untuk memperkuat peran pendidikan vokasi dalam mencetak tenaga kerja yang terampil, adaptif, dan siap bersaing di era transformasi digital. Dengan kolaborasi antara sekolah dan dunia industri, harapannya lulusan SMK tidak hanya terserap di dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru di bidang teknologi dan jaringan.
Kepala Sekolah
Bismillahirohmannirrohim
Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh
Alhamdulillahi robbil alamin kami panjatkan kehadlirat Allah SWT, bahwasannya dengan rahmat dan karunia-Nya akhirnya Website sekolah http://www.smk17temanggungjaya.sch.id dapat kami perbaharui.